Teknik shadowing Bahasa Inggris bisa menjadi alternatif belajar yang efektif. Salah satu kunci agar bisa menguasai bahasa asing dengan cepat adalah praktik berbicara secara langsung.
Sampai saat ini, shadowing menjadi cara menguasai Bahasa Inggris yang mudah dan cepat. Tidak hanya listening, Anda juga bisa meningkatkan kemampuan dalam speaking dan menambah kosakata.
Mengenal Teknik Shadowing
Seperti namanya, shadowing merupakan teknik belajar dengan cara meniru. Anda dapat mencontoh pengucapan setiap kata yang dilakukan oleh penutur asli atau native speaker.
Proses belajar Bahasa Inggris dengan teknik ini tidak harus selalu menghadap native speaker secara langsung. Anda bisa memanfaatkan rekaman video atau audio. Putar audio atau video, dengarkan, kemudian tirukan. Selama belajar dengan teknik ini, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah cara pengucapan setiap kata, termasuk aksen, intonasi dan ritme.
Fokus teknik shadowing Bahasa Inggris bukan hanya pada apa yang diucapkan, tetapi juga bagaimana cara mengucapkan, termasuk intonasi, ritme, dan aksen. Mulailah dengan mendengarkan kalimat pendek yang menggunakan kosakata umum atau sudah biasa digunakan.
Jika belajar menggunakan video atau rekaman, Anda bisa klik jeda, kemudian mengucapkan persis seperti penutur. Anda juga bisa mengulang setiap kalimat sampai dapat mengucapkan dengan natural.
Kelebihan Belajar Bahasa Inggris dengan Teknik Shadowing
Teknik shadowing atau meniru penutur asli sangat efektif untuk meningkatkan kefasihan dan keterampilan lisan. Waktu belajar pun fleksibel, sebab dapat dilakukan sendiri dengan bantuan rekaman maupun menghadap native speaker langsung. Kelebihan teknis shadowing adalah:
-
Melatih listening
Salah satu cara melatih speaking English adalah dengan membiasakan diri untuk mendengar atau listening, kemudian menirukan setiap kata. Shadowing bisa menjadi cara yang tepat jika Anda ingin meningkatkan kemampuan listening dan speaking sekaligus.
-
Menambah pronunciation dan intonasi
Keuntungan shadowing adalah bisa belajar pronunciation dengan benar. Tidak hanya itu, Anda juga bisa melatih intonasi atau tinggi-rendah nada bicara dan ritme atau kecepatan dan jeda dalam mengucapkan sebuah kalimat. Semakin sering berlatih, keterampilan berbicara dalam Bahasa Inggris akan meningkat sehingga terdengar natural.
-
Meningkatkan penggunaan accent
Selama belajar secara shadowing, Anda bisa meniru aksen atau gaya bahasa yang digunakan native speaker. Pengucapan setiap kata bisa lebih luwes sesuai dengan ketentuan pelafalan dalam Bahasa Inggris.
-
Mengurangi kebiasaan translating di kepala
Belajar dengan shadowing menuntut Anda untuk cepat mengikuti sehingga terlatih mendengar, memahami, menerjemahkan dan mengucapkan kalimat dengan cepat. Cara ini membuat otak terbiasa untuk langsung berpikir dan merangkai kalimat dalam Bahasa Inggris.
-
Meningkatkan rasa percaya diri
Saat speaking, orang yang terbiasa belajar teknik shadowing selangkah lebih maju dibanding yang belajar dengan teknik lain. Cara belajar ini bisa meningkatkan rasa percaya diri sebab sudah terbiasa berbicara dalam Bahasa Inggris.
-
Fleksibel
Salah satu keunggulan shadowing untuk membantu menguasai Bahasa Inggris adalah fleksibel. Anda bisa belajar kapan saja dan dimana saja tanpa harus menunggu mentor. Selama belajar, jika ada yang dirasa kurang pas, Anda dapat mengulang sebanyak yang diinginkan.
Tahapan Shadowing
Kesalahan yang sering dilakukan oleh orang yang belajar bahasa Inggris dengan shadowing adalah tidak melalui tahapan yang benar. Belajar dengan teknik mendengar ini memang fleksibel dan mudah, namun hasilnya tidak akan maksimal jika langsung ke tahap lanjut. Sebaiknya saat belajar melalui tahapan berikut ini:
-
Mumble shadowing
Mumble shadowing merupakan tahapan untuk pemula yang baru tahap awal belajar. Di tahap ini, Anda tidak harus bisa mengucapkan setiap kata dengan jelas, terapi dapat menangkap ritme dan intonasi dari suara yang didengar.
Untuk belajar, bisa menggunakan audio pendek, misalnya 2 menit. Cobalah untuk mengikuti naik-turunnya intonasi dan cepat-lambatnya ritme pembicara. Anda bisa melakukan tahap ini selama beberapa hari sampai yakin bisa lanjut ke tahap berikutnya.
-
Slow shadowing
Di tahap kedua, yaitu slow shadowing, Anda bisa menggunakan bantuan skrip atau tulisan. Sebelum mendengarkan native speaker, baca skrip terlebih dulu untuk memastikan bahwa Anda paham setiap kata dan artinya. Pada tahap ini, tujuan yang perlu dicapai adalah dapat mengucapkan setiap kata secara benar sambil mengikuti ritme dan intonasi pembicara.
-
Full Shadowing
Jika tahap slow shadowing sudah dikuasai, Anda bisa lanjut ke tahap berikutnya, yaitu full shadowing. Di tahap ini, cobalah untuk putar audio dengan kecepatan normal dan berbicara secara bersamaan dengan suara yang Anda dengar.
Rekam saat Anda berbicara dan bandingkan dengan suara dari penutur. Anda bisa mengevaluasi apakah pengucapan kalimat terdengar terburu-buru atau ada intonasi yang kurang pas.
-
Advanced shadowing
Tahap paling menantang dari shadowing adalah advanced. Anda bisa mencoba untuk menirukan suara penutur tanpa persiapan sebelumnya tanpa skrip. Untuk dapat sampai di tahap ini, tidak hanya perlu sering mendengar, tetapi Anda juga harus menguasai kosakata yang cukup. (Baca Juga: 5 Tips Belajar Writing IELTS Komprehensif)
Kesimpulan
Teknik shadowing Bahasa Inggris merupakan cara belajar yang efektif. Dengan teknik ini, kemampuan speaking, listening dan penguasaan kosakata akan meningkat bersamaan. Untuk bisa shadowing, tidak harus berhadapan dengan native speaker secara langsung, tetapi bisa dengan rekaman video atau audio. Ingin belajar lebih terstruktur? Belajar saja di LEAP English & Digital dan baca panduan jadwal kelasnya.



