Menambahkan cite jurnal dari Google Scholar ke Mendeley menjadi langkah penting dalam menyusun karya tulis ilmiah, baik itu skripsi, tesis, maupun jurnal penelitian.
Proses ini membantu akademisi mengelola referensi secara lebih rapi, cepat, dan sistematis tanpa harus memasukkan data sitasi secara manual.
Untungnya, teknologi saat ini menawarkan solusi efisien melalui integrasi antara Google Scholar sebagai gudang data penelitian dan Mendeley sebagai pengelola referensi.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai langkah-langkah menambahkan cite jurnal dari Google Scholar ke Mendeley agar proses sitasi Anda menjadi lebih profesional, otomatis, dan sesuai standar akademik.
Apa itu Mendeley?
Sebelum masuk ke teknis, mari kita pahami dulu platform yang sangat penting bagi para peneliti ini. Mendeley adalah program komputer dan web yang dikembangkan oleh Elsevier untuk mengelola dan berbagi makalah penelitian, mencari data penelitian, dan bekerja sama secara daring.
Mendeley bukan sekadar tempat penyimpanan PDF. Ia berfungsi sebagai manajer referensi yang mampu mengekstraksi informasi metadata (seperti nama penulis, judul, tahun, dan penerbit) dari sebuah dokumen secara otomatis.
Dengan Mendeley, Anda bisa mengubah gaya sitasi (APA, MLA, IEEE, dll.) hanya dengan satu klik tanpa perlu mengetik ulang daftar pustaka.
Pentingnya Jurnal Ilmiah
Mengapa kita harus repot-repot mengambil referensi dari jurnal ilmiah di Google Scholar? Pentingnya jurnal ilmiah terletak pada validitas informasinya. Jurnal merupakan hasil penelitian yang telah melewati proses peer-review oleh para ahli di bidangnya.
Menggunakan jurnal sebagai referensi utama menunjukkan bahwa argumen dalam tulisan Anda didukung oleh data empiris dan teori yang sahih, bukan sekadar opini belaka.
7 Cara Menambahkan Cite Jurnal dari Google Scholar ke Mendeley
Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa Anda gunakan, mulai dari cara otomatis hingga manual:
Menggunakan Mendeley Web Importer (Paling Rekomendasi)
Ini adalah cara tercepat. Anda perlu memasang ekstensi Mendeley di browser (Chrome atau Edge). Kemudian lakukan hal berikut:
- Buka Google Scholar dan cari jurnal yang diinginkan.
- Klik ikon Mendeley Web Importer di pojok kanan atas browser.
- Centang jurnal yang ingin dimasukkan, lalu klik Add to Mendeley.
Mengunduh File BibTeX
Google Scholar menyediakan format BibTeX yang sangat ramah bagi pengelola referensi. Berikut caranya:
- Pada hasil pencarian Google Scholar, klik ikon kutip (tanda petik dua) di bawah artikel.
- Pilih opsi BibTeX di bagian bawah jendela pop-up.
- Simpan file tersebut, lalu tarik (drag and drop) file tersebut ke dalam aplikasi Mendeley Desktop atau Reference Manager.
Menggunakan Fitur RefMan (RIS)
Selain BibTeX, format RIS juga sangat umum digunakan. Anda bisa menggunakannya dengan melakukan langkah berikut:
- Klik ikon kutip di Google Scholar.
- Pilih RefMan. Sebuah file berformat .ris akan terunduh.
- Buka Mendeley, klik File > Import > Research Information Systems (.ris) dan pilih file yang tadi diunduh.
Sinkronisasi Langsung Melalui Pengaturan Scholar
Anda bisa memunculkan tombol “Import ke Mendeley” (atau format manajer referensi lainnya) secara langsung di halaman hasil pencarian.
- Buka Settings (Garis tiga di pojok kiri atas) di Google Scholar.
- Pada bagian Bibliography Manager, pilih “Show links to import citations into” dan pilih RefMan.
- Simpan pengaturan.
Kini, di setiap hasil pencarian akan muncul tombol “Import into RefMan” yang bisa langsung Anda masukkan ke Mendeley.
Menambahkan Melalui File PDF Secara Langsung
Jika Anda sudah mengunduh jurnalnya dari Google Scholar namun belum masuk ke Mendeley, Anda bisa melakukan langkah ini:
- Buka Mendeley Desktop/Reference Manager.
- Klik Add New atau cukup tarik file PDF jurnal tersebut ke tengah jendela Mendeley.
Sistem akan memindai metadata jurnal tersebut secara otomatis dan siap Anda gunakan.
Memasukkan Digital Object Identifier (DOI)
Kadang metadata tidak terbaca sempurna. Anda bisa menggunakan nomor DOI yang ditemukan di Google Scholar.
Salin nomor DOI jurnal tersebut (misal: 10.1016/j.jbi.202x…). Di Mendeley, klik Add entry manually. Kemudian tempelkan nomor DOI pada kolom yang tersedia dan klik ikon kaca pembesar. Data jurnal akan terisi otomatis secara akurat.
Entri Manual (Langkah Terakhir)
Jika jurnal tersebut sangat tua atau merupakan dokumen langka yang metadatanya tidak tersedia secara online, Anda bisa memasukkannya secara manual. Berikut caranya:
- Klik “Add entry manually” di Mendeley.
- Pilih tipe dokumen (Journal Article, Book, dsb).
- Isi kolom Judul, Penulis, Tahun, Vol, dan Halaman sesuai dengan informasi yang tertera di Google Scholar.
(Baca Juga: 4 Pekerjaan yang Butuh Skill Bahasa Inggris)
Tips Mengelola Referensi Agar Tetap Rapi
Setelah berhasil menambahkan cite jurnal dari Google Scholar ke Mendeley, jangan biarkan perpustakaan digital Anda berantakan. Gunakan fitur Folders atau Collections di Mendeley untuk mengelompokkan referensi berdasarkan bab penelitian atau topik tertentu.
Jangan lupa untuk selalu mengklik tombol Sync agar data di aplikasi desktop dan web Anda selalu sinkron.
Kesimpulan
Mengintegrasikan Google Scholar dengan Mendeley adalah kebutuhan bagi peneliti modern. Dengan 7 cara di atas, Anda dapat menghemat waktu berjam-jam yang biasanya habis hanya untuk mengetik daftar pustaka secara manual.
Keakuratan sitasi juga akan meningkat dengan menambahkan cite jurnal dari Google Scholar ke Mendeley. Karya ilmiah Anda akan terhindar dari risiko plagiarisme yang tidak disengaja.
