Bagaimana cara menjalankan Threads agar akun cepat berkembang, ramai interaksi, dan bisa membangun komunitas yang loyal? Pertanyaan ini makin sering muncul karena Threads berkembang pesat sebagai platform percakapan yang ringan, cepat, dan terasa dekat dengan audiens.
Banyak brand, kreator, hingga pemilik bisnis mulai melirik Threads untuk memperkuat personal branding sekaligus memperluas jangkauan konten.
Namun, menjalankan Threads bukan sekadar posting lalu berharap viral. Anda perlu strategi yang tepat seperti menentukan identitas konten, membangun interaksi, hingga menerapkan tips marketingnya. Mari kita bahas selengkapnya di artikel ini.
Pahami Karakter Threads: Platform Percakapan, Bukan Etalase
Langkah pertama dalam bagaimana cara menjalankan Threads adalah memahami bahwa Threads bukan tempat “jualan keras” seperti marketplace atau media promosi satu arah. Threads lebih mirip ruang diskusi publik. Orang datang untuk membaca opini singkat, cerita ringan, insight, dan respons yang terasa manusiawi.
Jadi, sebelum memikirkan strategi konten, pastikan Anda siap untuk berinteraksi. Kunci utama dalam menjalankan Threads adalah hadir sebagai akun yang aktif berbicara, bukan sekadar mengunggah.
Tentukan Identitas Konten (Content Pillar) Sejak Awal
Akun yang cepat bertumbuh biasanya punya “ciri khas”. Karena itu, salah satu strategi inti bagaimana cara menjalankan Threads adalah menentukan 3–4 pilar konten. Misalnya:
- Edukasi singkat (tips, tutorial, rangkuman)
- Opini terkait niche (misalnya bisnis, parenting, kreatif)
- Cerita pengalaman (kegagalan, pembelajaran, proses)
- Konten interaktif (tanya jawab, polling, “pilih A/B”)
Dengan pilar ini, Anda tidak akan kebingungan mau posting apa setiap hari. Ini juga membantu audiens mengenali akun Anda. Dalam konteks tips marketing di Threads, pilar konten membantu Anda membangun positioning yang kuat.
Buat “Hook” yang Memancing Balasan
Threads sangat bergantung pada percakapan. Maka, cara menjalankan Threads yang efektif harus fokus pada pembukaan kalimat (hook) yang membuat orang ingin membalas.
Contoh hook yang bagus, seperti:
“Aku baru sadar sesuatu tentang…”
“Stop lakukan ini kalau kamu mau…”
“Gimana pendapatmu kalau…?”
“Aku punya trik sederhana untuk…”
Hook yang kuat akan meningkatkan reply, dan reply akan memperluas jangkauan posting. Ini juga salah satu cara menambah followers di Threads yang paling organik.
Konsisten Posting, Tapi Utamakan Interaksi
Banyak orang mengira cara menjalankan Threads hanyalah soal jumlah posting. Padahal, di Threads, interaksi sering lebih penting daripada kuantitas.
Strategi sederhananya, seperti:
- Posting 1–3 kali sehari
- Balas komentar minimal 15–30 menit setelah posting
- Aktif berkomentar di akun lain yang relevan
Jika Anda menjalankan ini selama 2–4 minggu, biasanya mulai terlihat pertumbuhannya. Ingat, cara menambah followers di Threads tidak hanya datang dari konten Anda, tapi juga dari komentar dan balasan Anda di thread orang lain.
Gunakan Format Konten yang Disukai Threads
Dalam praktek menggunakan Threads, Anda perlu mencoba beberapa format berikut:
-
Thread pendek bernilai tinggi
Tulis 3–5 kalimat yang fokus pada satu pesan utama.
-
Mini Story
Cerita singkat, relatable, dan berakhir dengan pertanyaan.
-
List cepat
Misal: “3 cara supaya…”, “5 kesalahan yang sering…”
Format list dan story termasuk tips marketing di Threads yang efektif karena mudah dibaca dan mudah dibalas.
Bangun Rutinitas “Komentar Strategis”
Salah satu trik terbaik dalam bagaimana cara menjalankan Threads adalah berkomentar secara strategis di akun yang audiensnya mirip dengan target Anda. Coba atur polanya seperti ini:
- Pilih 10 akun niche sejenis
- Komentar 2–3 kali sehari dengan komentar yang bernilai (bukan “keren” saja)
- Hindari komentar jualan langsung
Komentar yang cerdas membuat orang penasaran dan mengunjungi profil Anda. Ini jadi salah satu cara menambah followers di Threads yang sering diremehkan, padahal sangat efektif.
Optimasi Profil untuk Konversi Followers
Percuma strategi bagaimana cara menjalankan Threads bagus kalau profil Anda tidak meyakinkan. Maka dari itu, pastikan Anda sudah menjelaskan profil di bio, serta manfaat mengikuti akun Anda.:
Contoh: “Bantu UMKM naik omset lewat konten & copywriting.”
Terus juga cek foto profil dan pastikan sudah jelas dan profesional (atau konsisten dengan brand). Jika punya link portfolio, cantumkan juga supaya lebih profesional.
Cantumkan semua karya dan portofolio dalam satu landing page sederhana agar audiens dapat mengenal Anda lebih dalam dan menciptakan loyalitas.
Hindari Kesalahan Umum yang Menghambat Growth
Jika Anda serius belajar bagaimana cara menjalankan Threads, hindari hal ini:
- Post terlalu promosi tanpa memberi nilai
- Tidak pernah membalas komentar
- Konten terlalu panjang tanpa struktur
- Mengikuti tren yang tidak sesuai niche
- Jarang posting lalu berharap viral
Konsistensi dan interaksi jauh lebih stabil growth-nya daripada mengejar viral.
(Baca Juga: 3 Trik Menggunakan Threads untuk Digital Marketing)
Kesimpulan
Sekarang Anda sudah punya gambaran jelas bukan bagaimana cara menjalankan Threads dengan strategi yang realistis dan bertahap? Mulai dari memahami karakter platform, menentukan pilar konten, membangun hook yang kuat, hingga praktik konsisten komentar strategis. Semua ini berperan besar dalam pertumbuhan akun.



