Jangan Ragu, Begini Cara Belajar Bahasa Inggris dari Nol

Share This Post

Belajar bahasa inggris dari nol

Banyak orang ingin lancar berbahasa Inggris, tetapi berhenti sebelum benar-benar mulai. Alasannya beragam, seperti takut salah, merasa sudah terlambat, atau bingung harus belajar dari mana. Padahal, belajar bahasa Inggris dari nol itu sangat mungkin dilakukan siapa pun lho!

Dengan catatan, Anda harus punya strategi yang tepat dan konsisten menjalankannya. Kabar baiknya, Anda tidak perlu langsung menghafal ribuan kosakata atau memahami grammar rumit. 

Artikel ini akan membahas cara realistis untuk belajar bahasa Inggris, termasuk tips membangun kebiasaan, hingga pilihan belajar terstruktur seperti kursus bahasa Inggris di LEAP Surabaya bagi Anda yang ingin bimbingan langsung.

 

Tips Belajar Bahasa Inggris dari Nol

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan kalau baru mulai belajar bahasa Inggris, antara lain:

Ubah Pola Pikir, Semua Orang Bisa Mulai dari Nol

Hal pertama dalam belajar bahasa Inggris adalah menerima bahwa prosesnya bertahap. Anda tidak harus langsung “pintar”. Tidak apa-apa kalau pengucapan masih kaku atau kosakata masih terbatas. Justru dari kesalahan itulah Anda bisa belajar.

Gunakan mindset ini:

“Aku belajar sedikit setiap hari.”

“Salah itu wajar, yang penting berani.”

“Aku fokus progres, bukan perfeksionis.”

Kalau mindset ini kuat, Anda akan lebih mudah konsisten dan tidak cepat menyerah.

Tentukan Tujuan yang Spesifik dan Terukur

Agar belajar bahasa Inggris Anda tidak terasa berat, tentukan tujuan yang jelas. Contoh tujuan yang spesifik, antara lain:

  • Bisa memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris dalam 2 minggu
  • Bisa memahami 70% percakapan film tanpa subtitle dalam 6 bulan
  • Bisa menulis email kerja sederhana dalam 1 bulan

Tujuan seperti ini membantu Anda memilih materi yang tepat dan mengukur perkembangan.

Mulai dari Kosakata Paling Sering Dipakai

Salah satu kesalahan pemula adalah menghafal kosakata yang jarang digunakan. Kalau Anda belajar bahasa Inggris dari nol, fokuslah pada kosakata sehari-hari terlebih dulu, seperti:

  • Greeting: hello, how are you, nice to meet you
  • Daily activities: eat, drink, go, work, sleep
  • Directions/time: today, tomorrow, morning, afternoon
  • Common adjectives: good, bad, happy, tired

Targetkan 5–10 kata per hari. Setelah itu, langsung buat kalimat sederhana supaya kata tersebut benar-benar “hidup” di otak.

Latih 4 Skill dengan Cara yang Ringan

Dalam proses belajar bahasa Inggris, Anda perlu melatih listening, speaking, reading, dan writing, tapi tidak harus berat. Coba pola ini ya:

  • Listening (10 menit/hari)

Dengar podcast pemula atau video pendek. Jangan paksakan paham semua, cukup tangkap kata kunci.

  • Speaking (5 menit/hari)

Latihan ngomong sendiri di depan kaca atau rekam suara. Mulai dari kalimat sederhana, misalnya:

“I am learning English.”

“I want to be confident.”

  • Reading (10 menit/hari)

Baca teks pendek seperti caption Instagram, artikel ringan, atau cerita anak.

  • Writing (5 menit/hari)

Tulis 3–5 kalimat tentang harimu. Contoh: “Today I feel happy. I eat rice for lunch.”

Pola kecil ini akan membangun kebiasaan tanpa membuat Anda burnout.

  • Gunakan Metode “Shadowing” agar Cepat Lancar

Shadowing adalah teknik meniru cara bicara native speaker secara langsung. Teknik ini efektif untuk belajar bahasa Inggris dari nol karena Anda sekaligus bisa melatih pengucapan, intonasi, dan ritme kalimat.

Caranya:

  • Pilih audio pendek (10–20 detik)
  • Dengarkan 2 kali
  • Ulangi sambil meniru (tanpa berhenti)
  • Rekam dan bandingkan

Lakukan 5 menit sehari. Dalam beberapa minggu, kamu akan mulai terdengar lebih natural.

Bangun Soft Skill Bahasa Inggris untuk Kepercayaan Diri

Selain kemampuan teknis, ada hal penting yang sering terlupakan, yaitu soft skill bahasa Inggris. Ini berkaitan dengan cara Anda berkomunikasi saat menggunakan bahasa Inggris, terutama dalam konteks sosial atau profesional.

Soft skill bahasa Inggris meliputi:

  • Percaya diri saat berbicara
  • Berani bertanya ketika tidak paham
  • Kemampuan menyampaikan ide secara jelas
  • Sikap sopan dan profesional saat berkomunikasi

Soft skill ini penting karena banyak orang sebenarnya “tahu” bahasa Inggris, tetapi takut menggunakannya. Jadi, saat Anda belajar bahasa Inggris dari nol, latih juga keberanian berbicara dan keterampilan komunikasi.

Konsisten Lebih Penting daripada Belajar Lama

Kunci terbesar belajar bahasa Inggris dari nol adalah konsistensi. Belajar 20 menit setiap hari jauh lebih efektif daripada belajar 3 jam sekali seminggu. Otak kita lebih mudah menyerap informasi dalam sesi singkat tetapi rutin.

Caranya, Anda bisa menentukan jam belajar setiap harinya. Kemudian jangan lupa untuk membuat target sekaligus mencatat progres mingguan. 

Pertimbangkan Kursus agar Belajar Lebih Terarah

Kalau Anda ingin berkembang lebih cepat, bimbingan dari mentor bisa sangat membantu. Pilihan seperti kursus bahasa Inggris di LEAP Surabaya bisa menjadi solusi untuk pemula.

Sebab, pembelajaran yang dilakukan bisa lebih terstruktur dan terarah. Anda bisa belajar writing, speaking, reading, dan akan ada evaluasi setelah pembelajaran. Cocok untuk Anda yang butuh jadwal belajar yang disiplin.  (Baca Juga: Tantangan Belajar Bahasa Inggris di Era AI)

Kesimpulan

Tidak ada kata terlambat untuk belajar bahasa Inggris dari nol. Dengan mindset yang benar, target yang spesifik, latihan kecil setiap hari, dan strategi seperti shadowing, Anda bisa berkembang jauh lebih cepat dari yang Anda bayangkan.  Belajar saja di kursus  LEAP Surabaya sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jangan Ragu, Begini Cara Belajar Bahasa Inggris dari Nol