Perbedaan Hari Valentine dan White Day: Makna, Tradisi, dan Negara Paling Romantis di Dunia

Share This Post

hari valentine dan white day

 

Setiap tahun, Hari Valentine dan White Day menjadi momen penting bagi banyak pasangan di seluruh dunia untuk mengekspresikan cinta dan kasih sayang. Meski keduanya sama-sama tentang cinta, dua hari ini memiliki sejarah, tradisi, dan cara rayakan yang berbeda secara budaya dan waktu perayaan. 

Meskipun bukan hari libur resmi, banyak negara yang menjadikan Hari Valentine sebagai sebuah acara khusus yang layak diperingati. Seru sekali meski tidak untuk bersama pasangan, tetapi juga bisa digunakan untuk merayakan kasih sayang dengan keluarga serta sahabat.

Artikel ini akan mengulas perbedaan utama antara kedua hari tersebut, serta menjelaskan arti dari Black Day. Anda juga bisa menemukan apa saja negara paling romantis di dunia yang cocok dijadikan destinasi bersama pasangan.

 

Apa Itu Hari Valentine dan White Day?

Sudahkah Anda tahu sejarah Hari Valentine dan White Day? Memasuki bulan Februari ini, kita perlu untuk mengetahui sejarahnya lebih lanjut.

  • Hari Valentine

Hari Valentine diperingati setiap tanggal 14 Februari dan dikenal sebagai Hari Kasih Sayang. 

Tradisi ini berasal dari Eropa dan kemudian berkembang menjadi perayaan dunia di mana orang merayakan cinta melalui pemberian kartu ucapan, bunga, cokelat, atau hadiah lain kepada pasangan, sahabat, maupun orang terkasih. 

Esensi utama dari Valentine adalah untuk mengekspresikan cinta dan afeksi kepada orang yang spesial dalam hidup kita.

Hadiah yang Anda berikan untuk orang tersayang tidak harus yang mahal dan mewah. Buatlah surat berbahasa Inggris yang menyatakan proses hidup bersamanya, contohnya. Untuk bisa menulis surat berbahasa Inggris dengan fasih, Anda bisa belajar di LEAP English & Digital.

  • White Day

Sementara itu, White Day adalah perayaan yang terjadi tepat satu bulan setelah Valentine, yaitu 14 Maret. White Day dirayakan di negara-negara Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan sebagian China. 

White Day muncul pada tahun 1978 di Jepang sebagai tradisi balas budi pria memberikan hadiah kepada wanita yang memberikan hadiah kepada mereka pada Hari Valentine. Biasanya hadiah White Day berupa cokelat putih, permen, bunga, atau bahkan hadiah yang lebih berharga.

hari valentine dan white day

Perbedaan Utama Antara Hari Valentine dan White Day

Meski keduanya berkaitan dengan cinta, perbedaan mendasar antara hari Valentine dan White Day terletak pada tujuan dan tradisinya:

  • Tanggal Perayaan

Valentine dirayakan setiap 14 Februari, di banyak negara di seluruh dunia. Sementara White Day setiap 14 Maret, terutama dirayakan di Asia Timur.

  • Tujuan Pemberian Hadiah

Pada Hari Valentine, baik laki-laki maupun perempuan dapat memberi hadiah kepada pasangan atau orang yang dicintai. Sementara itu, saat White Day tradisional (misalnya Jepang, Korea), pria memberikan hadiah kepada wanita sebagai balasan atas hadiah Valentine.

  • Asal Budaya

Valentine memiliki akar sejarah dari abad pertengahan di Eropa dan berkembang secara global. Sedangkan White Day merupakan tradisi yang relatif baru dan dipopulerkan oleh industri di Jepang pada tahun 1978. (Baca Juga: Pahami Asal Kata Happy New Year)

 

Arti Black Day

Selain dua perayaan di atas, di beberapa budaya seperti Korea Selatan juga dikenal Black Day. Namun, kali ini bukan untuk merayakan romansa pasangan, tapi lebih tradisi bagi mereka yang belum menerima hadiah baik di Valentin maupun White Day. 

Pada 14 April, para lajang sering berkumpul untuk makan jajangmyeon (mie dengan saus hitam) sebagai simbol solidaritas dan pengalaman bersama mereka yang single

Black Day menjadi pengingat bahwa cinta juga bisa dirayakan dalam bentuk persahabatan dan kebersamaan.

 

Negara Paling Romantis di Dunia untuk Dirayakan Bersama Pasangan

Momen seperti Hari Valentine dan White Day seringkali lebih berkesan jika dirayakan di tempat yang sudah terkenal memiliki suasana romantis yang khas. Berikut beberapa negara dan destinasi paling romantis di dunia:

  • Prancis – Paris (City of Love)

Paris di Prancis sering disebut sebagai kota paling romantis di dunia dengan suasana seni, arsitektur klasik, dan suasana tepi Sungai Seine yang memikat hati pasangan.

  • Italia – Venesia & Roma

Italia dikenal dengan budaya romansa yang kental. Kota seperti Venesia terkenal dengan gondola di kanal airnya dan dinaiki bareng pasangan. Sementara Roma penuh dengan bangunan bersejarah nan indah, cocok untuk foto bareng kekasih.

  • Swiss – Interlaken atau Zurich

Di negara ini ada gunung, danau, serta pemandangan indah. Tak heran jika Swiss menjadi negara yang tamunya adalah pasangan-pasangan romantis.

  • Maldives 

Destinasi pulau tropis ini menawarkan perairan biru, villa atas laut, dan suasana cantik. Makanya sangat ideal untuk bulan madu atau liburan pasangan.

  • Bali 

Jangan salah, Bali di Indonesia juga jadi favorit buat liburan para pasangan lho. Banyak pantai yang indah dan pemandangan alamnya juga memukau.

Setiap negara memiliki daya tarik berbeda. Baik itu melalui budaya, pemandangan alam, atau pengalaman kuliner yang meningkatkan momen romantis antara dua hati. 

 

Kesimpulan

Valentine dan White Day adalah dua perayaan cinta yang berbeda baik dari segi tradisi maupun asal budayanya. Hari Valentine bersifat universal untuk mengekspresikan kasih sayang, sedangkan White Day lebih khusus pada tradisi Asia Timur sebagai hari balasan Valentine. 

Merayakan momen Hari Valentine dan White Day di negara paling romantis di dunia, seperti Paris, Venesia, atau Maldives, dapat memberi kenangan tak terlupakan bersama orang tersayang.

Perbedaan Hari Valentine dan White Day: Makna, Tradisi, dan Negara Paling Romantis di Dunia