Seni sastra sudah ada sejak dulu. Tahukah Anda siapa penulis novel pertama di dunia? Dia adalah seorang dayang istana pada kekaisaran Jepang Heian, Murasaki Shikibu. Kali ini kita akan menyelami lebih banyak sejarah awal dunia sastra hingga tersebar di seluruh dunia.
Novel Pertama di Dunia
Novelnya berjudul Genji Monogatari, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, The Tales Of Genji. Dalam karya sastra Indonesia, novel ini disebut Hikayat Genji. Novel ditulis ini dengan aksara Hiragana pada abad ke 11, sekitar tahun 1000 – 1012 dalam 54 bab.
Novel ini menceritakan tentang Pangeran Genji, asmaranya, dan kehidupan istana. Pangeran Genji digambarkan sebagai seorang yang tampan, berpenampilan sempurna, berkarakter dan berbakat.
Murasaki menulis novel menggunakan bahasa sastra yang tinggi dan rumit. Tidak hanya menuliskan fiksi, Murasaki juga menyisipkan 800 puisi di dalamnya. Genji Monogatari atau The Tales Of Genji menjadi warisan karya sastra klasik Jepang yang sudah banyak diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Penulis Novel Pertama di Dunia
Sejarah mencatat penulis novel pertama berasal dari Jepang. Murasaki Shikibu adalah bukan nama sebenarnya alias nama pena. Ia adalah anak dari bupati pertama di Fujiwara, dan konon katanya nama aslinya adalah Fujiwara Takako.
Zaman dulu, kaum perempuan tidak diperkenankan belajar bahasa dan aksara Tionghoa, yang biasa digunakan dalam pemerintahan. Namun, Ayahanda Murasaki adalah seorang pejabat yang terpelajar. Ia mengizinkan putrinya belajar hal tersebut bersama kakak laki-lakinya.
Murasaki atau Fujiwara, menjadi seorang perempuan yang pintar dan cerdas. Ia diangkat menjadi dayang istana dan mendampingi permaisuri Akiko.
Setelah menjadi dayang istana, Murasaki Shikibu, banyak menulis buku harian tentang semua kehidupan istana. Berkat bakat seni dalam darahnya, muncul ide cerita tentang novel Genji Monogatari.
Novel Inggris Pertama di Dunia
Seni sastra menulis juga berkembang di Inggris. Tahun 1719, Daniel Defoe dengan karyanya yang berjudul “The Life and Strange Surprising Adventures of Robinson Crusoe” mulai dikenal di seluruh dunia. (Baca Juga: 3 Novel Paling Romantis di Dunia)
Novel ini bercerita tentang Robinson Crusoe, seseorang yang terdampar di pulau terpencil karena kapalnya karam dan berusaha bertahan hidup selama 28 tahun.
Dalam sejarah, novel karya Daniel Defoe dianggap novel Inggris pertama di dunia karena ia bisa bercerita tentang tokoh utama dengan karakter yang detail.
Daniel Defoe mampu menulis naratif dan inovatif sehingga mampu memberi pengaruh kepada karya sastra dari penulis lainnya.
Novel ini dengan cepat begitu populer dan berhasil menarik minat para pembaca dari kalangan menengah pada masa itu.
Perkembangan Sastra Inggris
Sastra Inggris mengalami perkembangan yang pesat dan beragam dari masa ke masa. Berikut adalah beberapa tahapan perkembangan sastra Inggris yang tercatat dalam sejarah.
Abad ke-5 hingga 11
Mulai dari puisi Anglo-Saxon pada periode abad ini ditulis dalam bahasa Inggris Kuno. Puisi Beowulf menceritakan tentang keberanian, kehormatan, dan cerita mitologi pada zaman itu. Pada masa ini sastra masih banyak dalam bentuk cerita lisan yang diturunkan secara turun-temurun.
Abad ke-12 hingga 15
Pada masa ini, masuk ke dalam sastra pertengahan yang menggunakan bahasa Perancis dan Latin. The Canterbury Tales karya Geoffrey Chaucer menandakan munculnya sastra Inggris pertengahan yang mulai menggunakan bahasa Inggris dalam literatur.
Abad ke-16
Masa ini adalah Renaisans atau transisi dalam sejarah Eropa dari abad pertengahan ke modern. Sastra Inggris berkembang sangat pesat. Romeo dan Juliet adalah salah satu contoh kreativitas yang melegenda dari seorang sastrawan Inggris, William Shakespeare pada abad ini.
Abad ke-17
Pada masa ini, terjadi Perang Saudara Inggris. Karya sastra dari penyair John Milton, Paradise Lost, menceritakan tentang kejatuhan manusia, kebebasan dan moralitas di tengah perubahan sosial dan politik.
Abad ke-18
Abad ke-18 masuk ke dalam periode pencerahan. Novel Inggris pertama dari Daniel Defoe, menyampaikan pesan kritik sosial dengan gaya naratif. Pada masa ini juga lahir para penulis dengan genre beragam seperti Henry Fielding, Samuel Richardson dan Jane Austen.
Abad ke 19
Pada abad ke-19, muncul dua genre sastra yang berbeda, yaitu romantisme dan realisme. Penulis Samuel Taylor Coleridge dan William Wordsworth mengungkapkan sisi romantis, keindahan alam dalam puisi-puisi mereka.
Charles Dickens dan George Eliot, penulis realis, mengeksplorasi tema kemanusiaan, kehidupan sehari-hari, kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Abad ke-20
Pada masa ini, masuk ke era modern. Penulis Virginia Woolf dan James Joyce menulis dengan teknik naratif baru dan realisme. Penulis Salman Rushdie dan Thomas Pynchon menulis dengan menggambarkan kehidupan modern yang ambigu dan kompleks.
(Baca Juga: Tips Menjadi Interpreter Bahasa Inggris Keren)
Kesimpulan
Novel pertama di dunia berasal dari Jepang yang berjudul Genji Monogatari. Penulisnya adalah Murasaki Shikibu seorang dayang istana pada kekaisaran Jepang Heian. Novel ini bercerita tentang Pangeran Genji dan kisah cintanya di istana. Karya sastra juga berkembang di Inggris dengan pesat. Jika ingin bisa membaca karya sastra Inggris dengan lancar, belajar saja di LEAP English & Digital.
