Digital marketing sangat penting untuk menjangkau lebih banyak calon konsumen dalam waktu cepat, lintas wilayah, dan dengan biaya yang terbatas. Produsen bisa menggunakan strategi pemasaran email marketing yang saat ini banyak menjadi pilihan perusahaan besar maupun kecil untuk mendatangkan leads atau penjualan.
Mengenal Strategi Pemasaran Email Marketing
Strategi pemasaran itu apa saja? Jawaban untuk pertanyaan ini cukup banyak. Ada strategi digital marketing, branding, telemarketing, strategi berbasis data pelanggan dan promo khusus. Masing-masing mempunyai keunggulan dan kekurangan sehingga sebelum memutuskan strategi mana yang akan digunakan perlu analisis terlebih dulu.
Salah satu strategi digital adalah dengan menggunakan email. Email marketing merupakan pengiriman pesan kepada calon pembeli tertarget yang berisi pengenalan produk, penawaran, hingga konten yang dipersonalisasi agar lebih menarik.
Banyaknya email yang masuk tidak jarang membuat penerima merasa bosan dan tidak tertarik untuk membacanya lebih lanjut sehingga pesan dari pengirim tidak sampai. Untuk mengatasi hal ini, bisa dengan membuat pesan yang lebih bersifat personal bagi penerima.
Kenapa Email Marketing Sangat Penting?
Strategi pemasaran dengan email marketing sudah lama digunakan. Strategi ini memang kurang responsif seperti jika menggunakan media sosial, tetapi dengan pengelolaan yang tepat bisa menjadi alternatif untuk menarik pelanggan.
Pemasaran dengan email bisa menjadi pilihan tepat karena dapat membangun komunikasi dengan calon pelanggan dalam waktu lama. Saat calon pelanggan membutuhkan produk, mereka bisa langsung membaca email yang sebelumnya diterima, kemudian melakukan follow up.
Selain itu, strategi ini penting karena bisa menekan biaya promosi dan pemasaran sehingga keuntungan perusahaan dapat meningkat. Agar bisa membuat pesan yang menarik dan personal, dapat menggunakan platform email marketing terpercaya.
9 Strategi Pemasaran dengan Email Marketing Terbaik
Keberhasilan pemasaran dengan menggunakan email dipengaruhi oleh pendekatan yang dilakukan. Agar email yang dikirim lebih menarik bagi penerima, bisa melakukan beberapa strategi berikut:
1. Ketahui kebiasaan calon pelanggan
Untuk menentukan isi email yang paling tepat, Anda perlu mengetahui kebiasaan calon pelanggan. Calon konsumen akan mudah tertarik pada produk yang ditawarkan jika merasa sesuai dengan kebutuhannya.
2. Tetapkan target penjualan
Agar bisa menemukan target penjualan yang sesuai, lakukan riset terlebih dulu. Data dari riset ini yang akan menjadi dasar untuk menentukan target. Anda juga perlu mengetahui berapa rata-rata closing yang bisa dicapai dari produk sejenis dengan menggunakan sistem pemasaran lewat email.
Dari data ini, coba kumpulkan alamat email yang akurat dan potensial untuk penjualan. Semakin banyak alamat email yang dikumpulkan, potensi penjualan yang bisa dicapai juga bertambah besar.
3. Tawarkan rekomendasi
Bangun kedekatan emosional dengan calon pelanggan menggunakan data kebiasaan dan hasil riset. Dari permasalahan yang dihadapi, tawarkan alternatif solusi atau rekomendasi sesuai produk yang tersedia.
Jika produk sejenis juga banyak ditawarkan oleh pesaing, coba berikan diskon atau penawaran khusus. Kelebihan ini yang akan membuat calon pelanggan mempertimbangkan produk Anda dibandingkan dengan yang lain. (Baca Juga: Tips Digital Marketing untuk Bisnis Online)
4. Kelompokkan calon pelanggan
Berdasarkan persamaan karakteristik seperti kebutuhan produk, kapasitas belanja dan kualitas produk yang sesuai, kelompokkan calon pelanggan. Cara ini dapat digunakan untuk meminimalkan kesalahan pengiriman penawaran yang tidak sesuai karena dapat menyebabkan calon pelanggan menganggap email yang diterima sebagai spam.
Dengan pengelompokan calon pelanggan, ini juga memudahkan tim pemasaran dalam menyusun isi email yang akan dikirim sehingga lebih tepat sasaran. Isi email yang sesuai kebutuhan juga akan menjadikan calon pelanggan merasa mendapat perhatian dan menerima solusi dari kebutuhannya.
5. Tentukan jenis campaign
Untuk membangun kepercayaan dan memudahkan brand Anda diingat calon pelanggan, tentukan jenis campaign sebelum mengirim email. Jangan lupa untuk mengecek kembali dan memastikan campaign yang dikirim sesuai dengan target pemasaran.
Sebaiknya Anda beri jeda beberapa waktu untuk pengiriman beberapa email ke calon pelanggan yang sama agar bisa mempertimbangkan penawaran sebelumnya.
6. Tambahkan click to action
Penambahan “click to action” memudahkan calon pelanggan untuk menghubungi Anda. Ini sangat penting karena calon pembeli akan memilih produk mana yang lebih mudah diperoleh.
Pilih kalimat yang provokatif agar lebih menarik seperti “Catat nama saya!” atau “Belanja sekarang!” Buat tulisan “click to action” lebih menarik dan mudah terlihat dari kalimat lainnya.
7. Manfaatkan sensitivitas waktu
Kalimat yang mengandung sensitivitas waktu bisa mendorong calon pembeli untuk segera melakukan pembayaran. Gunakan kalimat “hanya tinggal beberapa item saja” atau “penawaran terbatas”.
Manfaatkan rasa tidak mau ketinggalan dari calon pelanggan untuk menjadi strategi marketing yang tepat. Namun, jangan pernah memberikan penawaran yang menyesatkan karena bisa merusak kredibilitas perusahaan dan menghilangkan kepercayaan calon pelanggan.
8. Tampilan menarik
Susun email penawaran yang menarik dengan menampilkan produk dengan gambar berkualitas, informasi yang jelas namun singkat. Kesan pertama ini yang akan membuat calon pelanggan memutuskan untuk melanjutkan membaca email atau menutupnya.
9. Evaluasi
Lakukan evaluasi mengenai strategi pemasaran yang dilakukan secara berkala. Hasil evaluasi bisa menjadi bahan memperbaiki strategi dan isi email yang dikirim berikutnya sehingga semakin banyak calon pelanggan yang tertarik untuk membeli produk.
Kesimpulan
Pemilihan strategi pemasaran email marketing yang tepat bisa membantu untuk meningkatkan penjualan tanpa membutuhkan biaya besar. Anda bisa mengombinasikan beberapa strategi agar penjualan semakin banyak.



