Perkembangan media sosial yang sangat pesat membuka banyak peluang pekerjaan, termasuk sebagai clipper. Untuk dapat cuan dari clipper juga cukup mudah. Pekerjaan ini bisa dilakukan dari mana saja, jadi sangat fleksibel dan menguntungkan.
Dengan kemampuan memotong video berdurasi panjang menjadi lebih pendek namun menarik, karier di dunia digital ini terus banyak peminatnya. Profesi ini tidak hanya sedang menjadi trend, tetapi juga dapat dipertimbangkan sebagai pekerjaan dalam jangka panjang.
Apa Itu Clipper?
Dibanding dengan jenis tayangan lain, video menjadi pilihan banyak orang karena pesan yang disampaikan lebih mudah diterima. Hal ini yang menjadi salah satu alasan kenapa bekerja sebagai clipper bisa menjadi pertimbangan.
Clipper adalah orang yang memotong dan mengambil bagian paling menarik dari sebuah video panjang. Kepekaan untuk melihat dan mengambil potongan video menjadi bekal dalam membangun karier di bidang ini. Video yang dipotong bisa dari vlog, YouTube, podcast, live streaming atau materi webinar.
Seorang clipper harus bisa menentukan momen paling emosional dari video yang akan dipotong. Kemampuan lain yang diperlukan adalah bagaimana menjaga agar alur cerita video yang dipendekkan tidak hilang, menambah teks, subtitle, musik, dan editing sederhana.
Bagaimana Cara Dapat Cuan dari Clipper?
Profesi sebagai clipper banyak diminati, terutama oleh kalangan anak muda. Pilihan sistem kerjanya pun cukup beragam. Seorang clipper bisa bekerja sendiri atau bergabung dengan perusahaan lain. Berikut ini beberapa cara untuk mendapatkan uang dari profesi memotong video panjang menjadi berdurasi lebih pendek:
1. Kerja sama dengan kreator konten atau podcaster
Tidak sedikit kreator konten yang bersedia mengajak kerja sama clipper. Tujuannya agar mendapatkan video yang lebih menarik dan bisa meningkatkan ketertarikan follower pada akunnya. Sistem pembayaran jasa clipper yang bekerja sama dengan kreator konten bisa per video, per tayangan, atau kontrak sesuai kesepakatan.
Berapa bayaran clipper Youtube? Bisa berbeda-beda. Sebagai contoh clipper yang membuat konten Youtube belajar bahasa Inggris dan untuk membangun branding kursus bisa mendapat bayaran sampai jutaan rupiah per bulan.
2. Membangun akun media sosial sendiri
Untuk clipper yang tidak mau terikat dengan pihak lain, bisa bekerja dengan membangun akun media sosial sendiri. Jika akun tersebut berkembang dan banyak pengikutnya dapat berpotensi untuk mendapat job dari brand dan program monetisasi platform.
Jika memilih untuk membangun akun sendiri, clipper harus bisa memilih niche atau tema yang menarik sehingga banyak pengikutnya. Jumlah pengikut di akun media sosial menjadi salah satu pertimbangan bagi brand yang ingin mengajak kolaborasi.
3. Affiliator
Affiliator adalah salah satu jenis pekerjaan yang menjanjikan. Clipper tidak perlu menyetok barang namun bisa mendapatkan komisi dari penjualan suatu produk. Cara kerjanya pun sangat mudah, cukup membuat video yang menarik, mengunggah di media sosial dengan menyematkan link produk. Setiap ada penjualan melalui link tersebut, clipper akan mendapat pemasukan.
4. Menjual produk digital
Saat ini menjual produk digital menjadi pilihan banyak orang untuk mendapatkan uang. Clipper bisa memanfaatkan kemampuannya untuk mengenalkan dan menjual produk digital. Hanya sekali memproduksi suatu produk, clipper bisa terus menjualnya tanpa perlu repot melakukan packing.
5. Ikut kompetisi
Peluang lain yang bisa dimanfaatkan oleh clipper adalah dengan ikut kompetisi. Saat ini banyak publik figur yang mengadakan kompetisi dengan hadiah sangat menarik. Jika menang, selain mendapat hadiah juga bisa sebagai personal branding untuk meningkatkan penjualan produk dan menarik brand.
Tips Sukses Menjadi Clipper
Meski terlihat cukup mudah, tetapi untuk sukses sebagai clipper perlu melakukan beberapa tips. Dengan demikian kemampuan dan keterampilan dalam memotong video bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mendapatkan cuan. Beberapa tips yang bisa dilakukan antara lain:
1. Manfaatkan tool AI
Untuk mengedit video clipper bisa memanfaatkan aplikasi berbasis AI seperti CapCut. Tujuannya agar hasil editan terlihat lebih rapi dan natural. Aplikasi ini juga bisa mempermudah pekerjaan dan memperbaiki bagian video yang kurang menarik.
2. Konsisten
Jika memilih untuk membangun akun sendiri, seorang clipper harus konsisten mengunggah video agar lebih mudah terbaca oleh algoritma media sosial yang digunakan. Dengan demikian potensi video untuk disebarkan dan dilihat oleh banyak orang semakin besar.
3. Pahami trend
Video yang sesuai dengan target audiens akan mudah ditemukan sehingga jumlah tayangan banyak dan berpotensi viral. Clipper juga perlu memahami tren video yang sedang banyak dicari untuk menarik audiens.
4. Personal branding
Ada banyak cara untuk meningkatkan personal branding sebagai clipper, salah satunya dengan muncul di awal video. Pertimbangkan hal ini agar akun yang digunakan mudah dikenal oleh audiens.
5. Sesuai ketentuan platform
Masing-masing media sosial mempunyai ketentuan yang berbeda. Perhatikan semua aturan dan jangan sampai melanggarnya karena bisa berpotensi menyebabkan akun dinonaktifkan.
FAQ
- Apa itu clipper?
Clipper adalah orang yang memotong dan mengambil bagian paling menarik dari sebuah video panjang. Video yang dipotong bisa dari vlog, YouTube, podcast, live streaming atau materi webinar. - Berapa modal yang dibutuhkan untuk menjadi clipper?
Hampir nol selama Anda punya smartphone dan medsos, maka untuk memulainya bisa dikatakan tanpa modal. - Berapa penghasilan seorang clipper?
Ratusan ribu hingga jutaan.
Kesimpulan
Untuk bisa dapat cuan dari clipper cukup mudah dan bisa dilakukan dari mana saja. Karena itu, tidak salah jika saat ini semakin banyak yang tertarik dan menjadikannya sebagai profesi utama.



