7 Kegiatan Menarik untuk Belajar Bahasa Inggris Anak

Share This Post

Belaajr bahasa Inggris anak itu memang diperlukan dari sekarang

 

Belajar bahasa Inggris anak tidak harus selalu dilakukan dengan menghafalkan kosakata atau mengerjakan soal dari buku. Anak justru bisa lebih mudah mengenal bahasa Inggris melalui kegiatan yang menyenangkan dan dekat dengan kesehariannya.

Berbagai aktivitas menyenangkan dapat membantu anak terbiasa mendengar dan menggunakan bahasa Inggris. Lalu, kegiatan apa saja yang bisa dicoba di rumah?

 

7 Kegiatan Belajar Bahasa Inggris Anak

Berikut beberapa kegiatan sederhana yang dapat menjadi bagian dari rutinitas belajar anak.

  • Bernyanyi dengan Lagu Bahasa Inggris

Lagu bisa menjadi cara sederhana dan mudah untuk memperkenalkan kosakata dan pelafalan bahasa Inggris.

Orang tua dapat memilih lagu anak dengan lirik yang mudah, kemudian mengajak anak bernyanyi bersama. Misalnya, lagu tentang huruf, angka, warna, anggota tubuh, atau aktivitas sehari-hari.

Tidak perlu meminta anak langsung menghafalkan semua lirik. Biarkan mereka mendengarkan dan mengikuti bagian yang sudah familiar terlebih dahulu.

  • Bermain Flashcard

Flashcard dapat digunakan untuk mengenalkan kosakata baru melalui gambar.

Misalnya, tunjukkan gambar apel sambil mengucapkan “apple”. Setelah beberapa kali mencoba, orang tua bisa bertanya, “What is this?” dan membiarkan anak menjawab sesuai kemampuannya.

Aktivitas ini dapat dibuat seperti permainan tebak gambar agar anak tidak merasa sedang menghafal.

Kosakata juga sebaiknya diperkenalkan berdasarkan tema yang dekat dengan anak, seperti animals, fruits, toys, family, atau daily activities.

  • Membaca Buku Cerita Berbahasa Inggris

Buku cerita bergambar dapat membantu anak mengenal bahasa Inggris dalam konteks.

Alih-alih hanya menerjemahkan setiap kata, orang tua bisa menunjuk gambar sambil menyebutkan kosakata yang muncul. Ketika membaca cerita yang sama berulang kali, anak juga berkesempatan mengenali kata atau kalimat yang sebelumnya sudah didengar.

Pilih buku dengan gambar yang menarik dan kalimat pendek agar sesuai dengan kemampuan anak.

  • Bermain Role Play

Role play atau bermain peran dapat membuat belajar bahasa Inggris anak jadi lebih menyenangkan.

Orang tua bisa berpura-pura menjadi kasir dan anak menjadi pembeli. Gunakan kalimat sederhana seperti “Hello”, “What do you want?”, “I want milk”, atau “Thank you”.

Permainan juga dapat disesuaikan dengan minat anak. Jika anak suka bermain dokter-dokteran, misalnya, gunakan kosakata seputar bagian tubuh dan kondisi sederhana.

Dengan cara ini, anak tidak hanya mengenal arti kata, tetapi juga belajar kapan menggunakannya.

  • English Scavenger Hunt

Buat permainan mencari benda di rumah dengan instruksi sederhana dalam bahasa Inggris.

Misalnya, orang tua mengatakan, “Find something red!” Anak kemudian mencari benda berwarna merah. Setelah menemukan benda tersebut, orang tua dapat melanjutkan dengan pertanyaan lainnya seperti, “What is it?”

Permainan seperti ini menggabungkan aktivitas fisik dengan pemahaman bahasa.

  • Menonton dan Menirukan Dialog

Video atau animasi anak berbahasa Inggris juga dapat digunakan sebagai bahan belajar.

Pilih tayangan yang sesuai usia dan gunakan dalam durasi yang wajar. Setelah menonton, orang tua bisa mengajak anak menirukan satu atau dua kalimat dari karakter dalam video.

Misalnya, ketika karakter mengatakan “Good morning!”, anak diajak mengulanginya.

Fokusnya bukan membuat anak langsung berbicara sempurna, tetapi membiasakan mereka mendengar bunyi, intonasi, dan pola kalimat bahasa Inggris.

  • Membuat English Time di Rumah

Orang tua juga bisa membuat waktu khusus untuk menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari.

Tidak perlu berlangsung lama. Misalnya, selama 10–15 menit setiap hari, gunakan beberapa kalimat saat bermain atau makan.

  • “Do you want water?”
  • “Let’s clean up.”
  • “Where is your toy?”

Kalimat yang digunakan secara berulang dalam situasi nyata akan lebih mudah dipahami anak karena mereka dapat menghubungkan bahasa dengan aktivitas yang sedang dilakukan.

Bagaimana Agar Anak Tidak Cepat Bosan Belajar Bahasa Inggris?

Kunci belajar bahasa Inggris anak bukan hanya pada seberapa banyak materi yang diberikan, tetapi juga bagaimana pengalaman belajarnya.

Anak dapat kehilangan minat jika setiap kegiatan selalu terasa seperti tugas. Karena itu, variasikan aktivitas. Hari ini bisa bernyanyi, besok membaca cerita, kemudian bermain role play atau mencari benda di rumah.

Orang tua juga tidak perlu menuntut anak langsung menguasai banyak kosakata. Kemampuan bahasa berkembang secara bertahap.

Jika anak melakukan kesalahan pengucapan atau tata bahasa, berikan contoh yang benar tanpa membuat anak takut untuk mencoba.

 

Kapan Anak Perlu Mengikuti Kelas Bahasa Inggris?

Belajar di rumah dapat menjadi fondasi yang baik, tetapi kelas bahasa Inggris dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih terstruktur.

Di kelas, anak memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan pengajar dan teman sebaya. Materi juga dapat disusun berdasarkan level kemampuan sehingga anak tidak harus memulai dari materi yang terlalu sulit.

Bagi orang tua yang mencari program bahasa Inggris di Surabaya, Kelas General English LEAP Surabaya dapat menjadi salah satu pilihan. Program General English ditujukan untuk membantu peserta mengembangkan kemampuan bahasa Inggris yang digunakan dalam berbagai situasi, dengan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan level peserta.

 

Kesimpulan

Pada dasarnya, belajar bahasa Inggris tidak harus selalu dilakukan melalui aktivitas yang rumit. Lagu, cerita, permainan, percakapan sederhana, dan aktivitas sehari-hari dapat menjadi kesempatan untuk mengenalkan bahasa Inggris.

Kuncinya, kegiatan tersebut dilakukan secara konsisten dan sesuai dengan usia serta kemampuan anak.

Jika orang tua ingin memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris anak yang lebih terarah, kelas bahasa Inggris juga dapat menjadi pilihan untuk melengkapi aktivitas di rumah.

7 Kegiatan Menarik untuk Belajar Bahasa Inggris Anak