9 Strategi Menulis Teks Persuasif Bahasa Inggris

Share This Post

menulis teks persuasif sangat penting untuk dipelajari

 

Untuk menyampaikan ajakan dalam Bahasa Inggris melalui tulisan, kemampuan menulis teks persuasif sangat dibutuhkan. Teks persuasif bersifat subjektif, artinya isi tulisan murni berasal dari pandangan pribadi, sudut pandang, pengalaman, atau pendapat penulis mengenai suatu.

Penulis menyampaikan gagasannya menggunakan daya tarik emosi dengan tujuan agar pembaca terpengaruh. Karena itu, isi tulisan persuasif tidak selalu netral, sebab bisa dipengaruhi oleh keinginan dan kepentingan dari penulis.

Apa Itu Persuasive Writing?

Persuasive writing atau tulisan persuasif disusun untuk meyakinkan, menyuruh, membujuk, dan mempengaruhi pembaca agar setuju dan mau melakukan suatu sesuai opini yang disampaikan penulis. Jenis tulisan ini mudah dikenali dari strukturnya.

Biasanya, tulisan persuasif diawali dengan pengantar atau penyampaian masalah yang akan dibahas. Bagian selanjutnya adalah argumen, berisi pendapat penulis yang diperkuat dengan fakta atau data.

Tulisan persuasif juga memuat dorongan atau bujukan kepada pembaca dan ditutup dengan kesimpulan.

Meski berisi ajakan, isi tulisan persuasif biasanya menghindari konflik. Ide atau ajakan disampaikan dengan berdasarkan fakta dan data. Dalam menyampaikan ajakan, penulis membangun kepercayaan sehingga pembaca bisa terpengaruh. Kemampuan bahasa Inggris kritis bisa ditingkatkan dengan berlatih menulis persuasif.

 

Cara Menulis Teks Persuasif Bahasa Inggris

Penulisan persuasif dalam Bahasa Inggris yang tepat sangat menentukan hasil yang akan dicapai. Agar pembaca lebih mudah dipengaruhi, isi tulisan persuasif harus memuat data dan fakta yang kredibel, akurat, up to date dan dapat dipertanggungjawabkan.

Seperti jenis tulisan yang lain, penulis harus menguasai kosakata dalam Bahasa Inggris yang cukup sehingga bisa menyampaikan pesan dengan lebih jelas dan detail. Cara menulis teks persuasif yang bagus diantaranya:

  • Menggunakan kalimat ajakan

Untuk mempengaruhi pembaca, buat kalimat dengan menggunakan kata ajakan yang sudah umum seperti “let’s“, “come on” atau “do it”. Kata-kata tersebut paling banyak digunakan dan terkesan halus karena tidak secara langsung memerintah, tetapi berupa ajakan untuk melakukan sesuatu bersama-sama.

  • Menyebutkan sumber dari data yang digunakan

Sebisa mungkin gunakan data terbaru yang berasal dari sumber terpercaya. Sebutkan sumber tersebut. Lebih baik lagi jika sumber yang dipilih familiar dengan pembaca sehingga kredibilitasnya tidak diragukan. Data yang disampaikan harus logis dan relevan dengan pembahasan.

  • Menggunakan konjungsi argumentatif

Agar tulisan semakin meyakinkan, gunakan konjungsi atau kata penghubung yang argumentatif. Anda bisa memilih kata therefore, consequently, because dan lainnya.

Therefore merupakan kata formal yang paling sering digunakan untuk menunjukkan kesimpulan atau akibat. Sedangkan consequently menunjukkan sesuatu terjadi sebagai akibat langsung dari kejadian sebelumnya. Because menunjukkan alasan sehingga sesuatu harus terjadi.

  • Pahami pembaca dan tujuan

Sebelum mulai menulis, cari tahu terlebih dulu siapa calon pembaca dari teks persuasif dalam Bahasa Inggris yang Anda tulis. Jangan lupa juga untuk menentukan tujuan dari tulisan tersebut, apakah untuk mempengaruhi cara pandang pembaca atau mengajak pembaca untuk melakukan suatu tindakan.

  • Tunjukkan kredibilitas

Dalam tulisan yang disusun, tunjukkan bahwa Anda merupakan sumber informasi yang bisa dipercaya karena mempunyai suatu keahlian atau pengalaman dan pandangan terhadap objek yang dibahas.

  • Mengandung unsur emosi

Coba sentuh perasaan pembaca dengan kata-kata emotif atau cerita yang bersifat personal (anecdote). Pilih gaya bahasa yang mampu menggugah, menyentuh, atau mempengaruhi perasaan pembaca agar tergerak untuk mengikuti ajakan penulis. Jangan hanya memberikan data atau fakta logis, tetapi juga usahakan agar pembaca merasa terlibat secara personal.

  • Disusun dengan logis

Pastikan setiap alasan, pendapat, dan argumen yang disampaikan masuk akal dan berdasarkan fakta yang benar, serta runtut agar pembaca mudah paham dan percaya. Setiap gagasan yang ditulis tidak mengada-ada dan dapat diterima oleh akal sehat.

Meskipun persuasif bersifat personal atau berdasar pikiran penulis namun usahakan memuat bukti atau pendapat ahli, bukan asumsi pribadi saja. Ini akan semakin memperkuat kepercayaan pembaca.

  • Libatkan pembaca

Buat teks agar terasa lebih personal, caranya dengan menggunakan kata ganti seperti you atau we. Kata ganti you menciptakan efek percakapan langsung atau direct address. Pembaca akan merasa bahwa teks tersebut ditulis khusus untuk situasi, masalah, atau kebutuhan mereka, bukan untuk orang asing.

Sedangkan we akan menciptakan rasa kebersamaan atau inclusive pronoun. Kata ganti ini memberi kesan menghilangkan jarak antara penulis dan pembaca. Penulis memposisikan diri sebagai teman bagi pembaca yang mempunyai masalah sama.

  • Ajukan pertanyaan retorik

Pertanyaan retoris adalah pertanyaan yang sebenarnya tidak membutuhkan jawaban. Tujuan Anda mengajukan pertanyaan ini untuk membuat pembaca berpikir mendalam, merenung, dan akhirnya menyetujui opini Anda.

 

Kesimpulan

Cara menulis teks persuasif yang tepat sangat berpengaruh pada hasil atau tujuan penulisan. Ciri teks persuasif dalam Bahasa Inggris yang baik adalah menggunakan kalimat ajakan, memuat data atau fakta yang kredibel dan dapat dibuktikan kebenarannya, disusun dengan logis dan melibatkan pembaca.

Jika Anda ingin mendorong si buah hati yang bersekolah di SMP atau SMA untuk jago menulis teks persuasif bahasa Inggris, Anda bisa ikuti kelas General English di LEAP Surabaya yang memiliki kurikulum fun dan selaras dengan kebutuhan abad 21.

9 Strategi Menulis Teks Persuasif Bahasa Inggris