Seperti Apa Metode Fonik dalam Membaca Bahasa Inggris?

Share This Post

Metode fonik dalam membaca Bahasa Inggris seberapa penting? Ini penjelasannya.

 

 

Tantangan dalam belajar Bahasa Inggris salah satunya adalah dalam melafalkan atau membaca karena seringkali tidak sesuai dengan ejaan atau spelling. Untuk memudahkan, Anda perlu memahami metode fonik dalam membaca setiap huruf agar tidak keliru dalam pengucapan.

Bahasa Inggris merupakan bahasa yang kompleks karena menyerap banyak kosakata dari bahasa lain (seperti Jerman, Latin, Prancis, dan lainnya) tanpa mengubah ejaan. Dalam proses belajar bahasa, ini dikenal istilah metode fonik. 

 

Apa Itu Metode Fonik dalam Membaca?

Seperti apa metode fonik dalam membaca bahasa Inggris? Metode fonik merupakan cara belajar yang banyak digunakan untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris. Teknik fonik fokus pada hubungan antara huruf dan suara sehingga sehingga setiap kata mudah dikenal dan diucapkan.

Ketika menggunakan metode ini, pengajar akan mempraktikkan cara membaca dan menulis dengan mengidentifikasi atau mengenalkan bunyi huruf atau phonemes dan bentuk huruf atau graphemes.

Cara ini banyak diterapkan oleh lembaga Bahasa Inggris yang berasal dari Amerika Serikat, Malaysia, Australia, Filipina dan Inggris. (Baca Juga: 5 Tips Belajar Writing IELTS Komprehensif)

Proses Belajar dengan Metode Fonik

Proses belajar dengan metode fonik ada beberapa tahap. Masing-masing tahap mempunyai tujuan dan fokus tertentu yang harus dikuasai oleh peserta didik. Tahapan tersebut adalah:

  • Mengenal bunyi tunggal

Pada tahap ini peserta didik akan diajak mengenal bunyi dari setiap huruf. Sebagai contoh huruf ”a” yang saat dilafalkan akan menghasilkan bunyi ”eh”. Bunyi tunggal atau monoftong adalah suara vokal murni yang tidak berubah dari awal hingga akhir pengucapannya.

  • Mengenal bunyi ganda

Bunyi ganda adalah gabungan dari dua huruf atau lebih yang dipengaruhi oleh huruf vokal. Ada tiga jenis bunyi ganda dalam Bahasa Inggris, yaitu:

– Diftong atau bunyi vokal ganda

Diftong adalah kombinasi dua huruf vokal yang dilafalkan dengan menggeser posisi lidah dari satu bunyi ke bunyi lainnya dalam satu hembusan. Contoh ”ei” pada kata rain dan ”ai” pada kata my.

– Konsonan ganda dan kombinasi

Bahasa Inggris memiliki banyak kombinasi dua huruf konsonan yang saat diucapkan menciptakan bunyi baru dan berbeda dari bunyi huruf aslinya. Contoh ”sh” yang dibaca ”sy” pada kata shop dan ”ch” yang dibaca ”c” pada kata chat.

– Dobel konsonan atau dua huruf konsonan sama

Penulisan kata dalam Bahasa Inggris terdapat banyak konsonan ganda, seperti ss, nn, tt, dan pp. Meski huruf konsonan ditulis ganda, tetapi dalam pengucapannya tetap satu. Contoh dalam kata tunnel (nn), propeller (ll), carried (rr), dan butter (tt).

  • Blending atau penggabungan bunyi

Blending merupakan proses menggabungkan bunyi setiap huruf dengan berurutan dan mengalir hingga membentuk satu kata yang utuh. Contoh c-a-t dibaca “si-e-ti”. Bunyi dari penggabungan tersebut dilafalkan berbeda dengan bunyi saat setiap huruf dieja.

  • Segmenting atau pemecahan bunyi

Kebalikan dari blending, segmenting merupakan proses memisahkan sebuah kata utuh menjadi bunyi-bunyi huruf penyusunnya (fonem). Keterampilan sangat penting untuk melatih kefasihan membaca dan mengeja dengan tepat. sebagai contoh, kata “cat” dipecah menjadi 3 bunyi k-æ- t dan kata “fish” dipecah menjadi 3 bunyi f-i-h.

  • Membaca dan menulis

 Proses terakhir adalah praktik membaca dan menulis. Dalam aktivitas ini, peserta didik bisa langsung mulai belajar dan mengembangkan keterampilannya, baik secara mandiri maupun dengan pendampingan mentor.

 

Kelebihan dan Kekurangan Metode Fonik

Meski ada kelebihan dan kekurangan metode fonik, teknik ini sampai sekarang masih banyak yang menggunakan. Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangannya, peserta didik bisa mengantisipasi sehingga dapat belajar lebih maksimal.

  • Kelebihan metode fonik

Berikut ini beberapa kelebihan yang ada di dalam metode fonik.

Membaca mandiri (decoding)

Peserta didik dapat membaca atau mengeja kata-kata baru yang belum pernah dilihat tanpa perlu menghafal bentuk kata secara keseluruhan.

Dasar ejaan yang kuat

Metode ini membantu peserta didik untuk mengeja dan melafalkan setiap kata dengan tepat berdasarkan hubungan antara bunyi (fonem) dan huruf (grafem).

Proses belajar aktif

Kelebihan dari metode fonik adalah mendorong peserta didik untuk mampu menganalisis, menggabungkan bunyi menjadi suku kata, dan memanipulasi bunyi. Selain itu, peserta didik juga diajak untuk sehingga lebih aktif.

Meningkatkan rasa percaya diri

Memahami bunyi huruf tunggal, huruf gabungan, maupun kata membuat peserta didik merasa lebih cepat bisa membaca sehingga meningkatkan minat belajar bahasa Inggris.

  • Kekurangan metode fonik

Apa saja kekurangan metode ini? Begini penjelasannya.

Perlu waktu dan kesabaran

Proses pengenalan dan penggabungan bunyi huruf dilakukan secara bertahap. Peserta didik  harus mengulang beberapa kali sehingga pengucapan benar. Ini sering menyebabkan peserta didik menjadi bosan.

Ketergantungan pada pengajar

Pengajar harus mampu melafalkan setiap huruf dan kata dengan benar serta  menggunakan strategi pembelajaran yang menyenangkan, bisa dengan lagu atau flashcard agar metode ini efektif.

Kurang cocok untuk kata tidak beraturan atau irregular words

Ada banyak pelafalan Bahasa Inggris yang tidak sesuai dengan aturan dasar fonik, hal ini bisa membingungkan peserta didik yang sebelumnya banyak belajar jenis kata beraturan.

Kesimpulan

Metode fonik dalam membaca Bahasa Inggris cukup efektif untuk digunakan. Peserta didik perlu memahami proses belajar dan apa saja yang perlu dipelajari. Meski ada beberapa kekurangan,  teknik ini cukup membantu agar Anda makin mahir berbahasa asing.

Seperti Apa Metode Fonik dalam Membaca Bahasa Inggris?