Menulis esai Bahasa Inggris sering menjadi salah satu cara untuk mendapatkan beasiswa, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Tidak sedikit juga dosen yang memberikan tugas untuk membuat karya ilmiah, salah satunya dalam bentuk esai.
Meski demikian, masih banyak yang bingung bagaimana membuat tulisan jenis ini denganĀ baik dan benar. Dibandingkan dengan yang lain, esai lebih fleksibel karena bisa ditulis dengan bahasa formal maupun informal.
Apa Itu Esai?
Sebelum membahas lebih detail tentang kesalahan dalam penulisan, perlu dipahami apa itu esai. Esai adalah tulisan ilmiah yang disusun berdasarkan subjek tertentu untuk menggambarkan pemikiran, pandangan dan opini tentang tema yang dibahas.
Untuk menghasilkan esai dalam Bahasa Inggris yang baik penulis perlu menganalisis, mengumpulkan fakta, kemudian memaparkannya. Biasanya penulisannya menggunakan struktur pendahuluan, isi dan penutup.
Pendahuluan merupakan pengantar yang disampaikan oleh penulis agar pembaca paham apa yang akan disampaikan, sedangkan kesimpulan berisi rangkuman pandangan dan penjelasan terkait dengan materi yang dibahas. Tujuan penulisan esai untuk mempengaruhi pembaca agar sepemikiran dan setuju dengan ide yang disampaikan penulis.
Kesalahan Umum dalam Esai Bahasa Inggris untuk Beasiswa
Cukup banyak pemberi beasiswa yang menyeleksi calon penerimanya dari kemampuan menulis esai Bahasa Inggris. Sisi baiknya, jenis tulisan ini bisa menjadi alat bagi pendaftar untuk mempresentasikan kemampuan, ide dan gagasannya. (Baca Juga: 5 Tips Belajar Writing IELTS Komprehensif)
Agar menghasilkan tulisan yang baik, calon penulis perlu memahami kesalahan apa saja yang menyebabkan pemberi beasiswa tidak memilihnya. Berikut beberapa kesalahan umum dalam esai Bahasa Inggris yang sering dilakukan penulis esai:
-
Tidak membaca ketentuan
Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh penulis esai untuk mendapatkan beasiswa adalah tidak membaca ketentuan. Sebagus apapun isinya, jika tidak memenuhi ketentuan, maka akan tersingkir. Beberapa pemberi beasiswa mensyaratkan jumlah kata di atas 4.000, tetapi tidak sedikit yang mensyaratkan minimal 5.000 kata.
Jika esai yang dibuat kurang dari jumlah kata yang ditentukan, kemungkinan pembahasan yang disampaikan kurang mendalam dan tidak bisa memuat semua ide atau gagasan yang seharusnya disampaikan.
Sebaliknya, jika terlalu banyak, tidak menutup kemungkinan isi dari esai terlalu umum dan tidak fokus pada persoalan yang seharusnya dibahas.
-
Tidak melakukan riset
Riset merupakan langkah penting dalam menulis esai. Dari riset penulis akan mendapatkan banyak informasi yang dapat diolah dalam bentuk tulisan yang berkualitas. Penulis bisa melakukan riset secara mendalam dengan menentukan topik terlebih dulu.
Selanjutnya, penulis juga harus mengumpulkan informasi yang bisa dipercaya, mencatat, memfilter informasi dan mengevaluasi agar isi tulisan bisa dipertanggungjawabkan kredibilitasnya.
-
Tidak membuat kerangka tulisan
Kerangka tulisan adalah dasar yang mengarahkan penulis agar tidak keluar dari tema yang dibahas. Tanpa kerangka yang baik, tulisan bisa tidak berbobot, terlalu melebar atau tidak memuat informasi penting yang seharusnya disampaikan. Karena itu, menyusun kerangka yang baik merupakan dasar untuk menghasilkan esai yang berkualitas.
-
Waktu yang tidak cukup
Menulis merupakan kegiatan yang membutuhkan waktu cukup. Jika terburu-buru, bisa jadi kualitas tulisan tidak sesuai harapan. Untuk menghindari hal ini, luangkan waktu dan mulailah mengumpulkan informasi jauh sebelum batas waktu terakhir mengirim tulisan.
Sebaiknya, esai sudah selesai dikerjakan beberapa hari sebelum batas waktu pengiriman agar penulis mempunyai kesempatan untuk membaca ulang dan jika perlu merevisi. Tulisan yang baik bukan yang sekali jadi, tetapi yang runut dan isinya mudah dipahami.
-
Tidak menggunakan struktur kalimat dengan benar
Berikutnya, kesalahan dalam menulis esai Bahasa Inggris yang sering terjadi adalah tidak menggunakan struktur yang benar. Sebelum mulai menulis, pastikan sudah mengerti susunan kalimat yang benar dan menggunakan kalimat yang efektif.
Cara Menulis Esai Bahasa Inggris yang Baik
Cara menulis esai yang baik akan menentukan apakah pesan dari penulis bisa sampai ke pembaca. Untuk menghasilkan tulisan yang terstruktur, informatif dan mudah dipahami bisa mengikuti langkah berikut:
-
Tentukan tema
Untuk seleksi penerimaan beasiswa, biasanya penyelenggara sudah menentukan tema yang harus ditulis untuk peserta. Jangan sampai salah, karena jika esai tidak sesuai tema yang ditentukan, maka penyelenggara akan melakukan diskualifikasi.
-
Tentukan apa tujuan yang diharapkan
Tujuan yang diharapkan berpengaruh pada bahan atau informasi apa saja yang harus dikumpulkan dan disampaikan oleh penulis. Pahami dengan seksama tujuan dari penulisan esai yang diharapkan oleh penyelenggara atau pemberi beasiswa,
-
Mulai menyusun kerangka tulisan
Selanjutnya, agar menghasilkan tulisan yang runut dan memuat semua informasi yang seharusnya disampaikan, buatlah kerangka tulisan. Kerangka ini akan menjadi acuan dan memudahkan penulis dalam menyampaikan ide dan gagasannya.
-
Bahas setiap poin
Dari kerangka yang sudah disusun, selanjutnya penulis perlu membahas masing-masing poin dengan detail dan informatif. Poin dalam kerangka bisa jadi perlu dipecah menjadi sub point sesuai dengan pembahasan yang disampaikan.
-
Self-editing
Terakhir, lakukan self-editing atau melakukan editing sendiri sebelum mengirim esai. Setelah tulisan selesai, diamkan beberapa waktu, kemudian baca kembali dengan saksama. Perbaiki bagian kalimat yang terasa janggal atau buang paragraf yang tidak diperlukan.
Kesimpulan
Menulis esai Bahasa Inggris seringkali menjadi syarat untuk mendapatkan beasiswa. Esai harus disusun dengan benar, memuat informasi atau fakta yang dapat dipertanggungjawabkan dan bisa mengajak pembaca untuk mengikuti atau menyetujui gagasan yang disampaikan penulis. Belajar bahasa Inggris dengan seru di kelas General English di sini.



