Cara Mengembangkan Kreativitas Anak dengan Pemrograman

Share This Post

 

 

inilah cara mengembangkan kreativitas anak dengan pemrograman

Perkembangan teknologi membawa dampak positif pada pendidikan. Coding atau pemrograman dapat menjadi salah satu cara mengembangkan kreativitas anak. Si kecil tidak hanya bisa menjadi pengguna gadget, tetapi juga belajar dan menciptakan permainan sederhana.

Melalui pembelajaran pemrograman, anak juga akan berlatih untuk menyelesaikan masalah. Proses belajar coding pada anak bisa sangat menyenangkan karena dilakukan dengan visualisasi, cerita yang interaktif serta permainan.

Bagaimana Cara Belajar Pemrograman Sejak Kecil?

Bagi sebagian anak, coding merupakan hal baru, karena itu harus dikenalkan terlebih dulu. Kemampuan dan ketertarikan anak dalam bidang pemrograman juga berbeda-beda sehingga perlu disesuaikan. Tips berikut bisa membantu agar si kecil lebih mudah belajar coding:

  • Kenalkan pemrograman sesuai usia anak

Anak dengan usia lebih dini belum perlu mengenal kode. Di usia 4-6 tahun, si kecil sebaiknya diarahkan untuk mengenal langkah, urutan, dan sebab akibat, dan bisa menggunakan puzzle serta balok sebagai peraga.

Sedangkan untuk anak dengan usia lebih besar, secara bertahap kenalkan coding sesuai kemampuannya. Untuk usia 7-9 tahun sudah bisa belajar drag and drop sebagai dasar membuat animasi dan game yang simpel.

  • Pilih media belajar interaktif

Biasanya anak cenderung bosan dengan pelajaran, apalagi jika kurang tertarik. Untuk mengatasi hal ini, pilih sistem pembelajaran interaktif seperti membuat game sederhana, robotik untuk anak dan short coding challenge.

  • Hubungkan dengan minat anak

Sebelum mulai mengajak anak untuk belajar, coba perhatikan minat atau ketertarikannya. Anak yang suka menggambar cocok untuk mempelajari coding yang berkaitan dengan animasi, sedangkan si kecil yang senang bercerita bisa diajak belajar membuat cerita interaktif. Cara ini bisa menjadi jalan bagi buah hati agar suka dengan coding terlebih dulu sebelum belajar materi yang lebih komplek.

  • Selalu damping saat anak belajar

Salah satu hal yang membuat anak semangat dalam belajar adalah karena didampingi oleh orang tua. Meski tidak mahir dalam hal coding, orang tua tetap bisa memberikan perhatian dengan meluangkan waktu untuk mendampingi si kecil saat belajar.

  • Jangan terlalu mengatur

Ketika belajar, beri kebebasan pada anak untuk mencoba hal baru. Biarkan si kecil melakukan kesalahan dan mencari solusinya, jangan terlalu mengatur dan membantu agar kreativitasnya semakin berkembang.

  • Buat jadwal

Tidak perlu waktu lama untuk belajar coding karena yang penting adalah konsisten juga menyenangkan bagi si anak. Waktu 30-60 menit setiap sesi dan dilakukan beberapa kali dalam seminggu sudah cukup untuk menambah kemampuan dan keterampilannya.

  • Beri hadiah

Sebagai bentuk penghargaan, bisa dengan memberikan hadiah setiap anak berhasil melakukan satu tahap dalam belajar. Hadiah tersebut tidak harus berupa barang. Ucapan selamat dan pelukan sudah bisa membuat si kecil semakin semangat.

 

8 Langkah Berpikir Kreatif

Prinsip ketika anak mulai belajar coding adalah harus menyenangkan sehingga tidak cepat bosan. Belajar sambil bermain akan membuat si kecil cepat paham dan terus bersemangat. Berikut langkah berpikir kreatif yang bisa diajarkan agar si kecil senang mempelajari pemrograman:

  • Membayangkan

Ajak anak untuk membayangkan sebuah cerita, game atau robot yang ingin diciptakan. Selanjutnya minta si kecil untuk menyampaikan langkah apa yang akan dilakukan untuk mewujudkannya.

  • Merancang

Langkah kedua, ajak anak untuk mendesain atau merancang idenya dalam sebuah sketsa sederhana. Biarkan anak memilih sendiri karakter, latar belakang dan warna visual dari produk yang dibayangkan sebelumnya.

  • Membuat

Beri kesempatan anak untuk menerjemahkan idenya dalam bentuk blok kode visual dengan platform yang ramah anak. Biarkan si kecil menyusun perintah dalam bentuk langkah agar karakter yang diciptakan dan divisualisasikan.

  • Memainkan

Setelah selesai membuat program, minta si kecil untuk mencoba dan mengujinya. Mungkin akan mengalami kegagalan, namun hal ini bisa menjadi pengalaman. Arahkan si kecil untuk mengetahui letak masalah dan beri waktu agar bisa memperbaiki.

  • Pamerkan

Berhasil membuat produk coding apalagi untuk pertama kali bisa menjadi hal yang luar biasa bagi anak. Ajak anak untuk bergabung dengan komunitas belajar pemrograman dan bagikan karyanya.

  • Evaluasi

Anak perlu dikenalkan dengan kemungkinan gagal dan berhasil dalam membuat produk. Jika mengalami kegagalan, ajak si kecil untuk mengevaluasi kesalahan apa yang dilakukan dan bagaimana seharusnya.

  • Modivikasi

Setelah anak berhasil membuat produk, beri kesempatan untuk menambahkan fitur baru atau memodifikasinya. Tujuannya agar kreativitas anak semakin terasah dan siap untuk belajar coding yang lebih kompleks.

  • Diskusi

Ajak anak untuk melihat hasil produk coding yang beragam. Coba ajak anak diskusi tentang produk yang dilihat dan minta untuk memberi penilaian, tanyakan apa kekurangannya dan apa yang bisa ditambahkan. Cara ini bisa mendorong anak untuk lebih berkreasi dan belajar dari produk orang lain.  

Kesimpulan

Belajar pemrograman bisa menjadi cara mengembangkan kreativitas anak. Kunci agar anak senang dengan pemrograman adalah memilih cara belajar yang dekat dengan dunia mereka, seperti cerita, game dan robotik. Anak-anak bisa diajak berpikir kreatif dengan cara membayangkan produk yang ingin dibuat, menyusun sketsa dan langkah, mulai membuat produk, diskusi dan memamerkan karyanya.

(Baca Juga: Apa Itu Computational Thinking untuk Anak?)

Daftarkan anak Anda di kelas coding anak LEAP Surabaya sebagai salah satu cara mengembangkan kreativitas anak yang tak hanya sesuai untuk tantangan masa depan sekaligus juga mengembangkan kemampuan otak komputasionalnya.

Cara Mengembangkan Kreativitas Anak dengan Pemrograman