Peringatan Hari Anak Internasional bisa menjadi momen yang tepat untuk orang tua melakukan refleksi diri. Ada banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh orang tua untuk memberikan hak anak-anak.
Sejarah Hari Anak Internasional pada 1 Juni berawal dari konferensi dunia untuk kesejahteraan buah hati yang dilaksanakan di Jenewa. Para delegasi dari berbagai negara menyepakati pentingnya menjamin hak dan masa depan anak.
Hak Anak yang Harus Dipenuhi Orang Tua
Pemenuhan hak anak melibatkan banyak pihak, baik orang tua, guru maupun pemerintah. Sampai saat ini masih banyak isu tentang anak yang perlu mendapat perhatian. Mulai dari isu kesehatan, perlindungan anak, sampai masalah pendidikan.
Literasi untuk anak juga menjadi hal penting yang harus tersedia. Melalui peringatan Hari Anak Internasional 2026, diharapkan semua pihak semakin peduli terhadap buah hati dan memberikan yang terbaik, termasuk dalam bidang literasi. Beberapa hal yang harus diperhatikan orang tua antara lain:
-
Pemenuhan hak dasar
Orang tua wajib memastikan semua kebutuhan dan hak anak terpenuhi. Hak tersebut mencakup hak untuk hidup, mendapatkan identitas, pendidikan, kesehatan yang layak, perlindungan dari kekerasan, kesempatan untuk bermain dan beristirahat.
Semua hak dasar tersebut berkaitan dengan proses tumbuh kembang anak. Dengan terpenuhinya hal tersebut, diharapkan anak bisa menikmati dan menyiapkan masa depan dengan baik. Lingkungan di sekitar buah hati, termasuk guru dan masyarakat, berkewajiban untuk memperhatikan dan memantau apakah orang tua sudah memenuhinya.
-
Komunikasi terbuka
Komunikasi dua arah yang nyaman dan terbuka merupakan hal krusial yang harus diperoleh buah hati. Anak yang mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pikiran dan perasaan secara terbuka akan tumbuh percaya diri yang tinggi, rasa dihargai dan rasa dibutuhkan. Hal ini menjadi fondasi utama untuk membentuk karakter dan kepribadiannya.
-
Kebutuhan emosional
Setiap anak perlu mendapat cinta dan kasih sayang tanpa syarat dari orang tua. Emosi buah hati perlu mendapat validasi. Mereka perlu didengar dan diakui sehingga tumbuh rasa percaya diri.
Anak yang terpenuhi kebutuhan emosinya akan lebih pandai mengendalikan perasaan, mempunyai rasa harga diri, menghargai orang lain, mampu mengatur emosi dan menjadi pribadi yang tangguh.
-
Mendapat perlindungan
Anak yang selalu mendapat perlindungan tidak hanya akan merasa aman dan nyaman, tetapi juga bisa mengekspresikan pikiran dan kemampuan dengan bebas. Rasa aman tersebut tidak hanya secara fisik, tetapi juga emosi. Anak membutuhkan lingkungan yang stabil, terprediksi dan jauh dari rasa ketakutan.
-
Menghargai proses tumbuh kembang anak
Setiap anak unik dan tidak bisa dibandingkan dengan yang lain. Orang tua harus menghargai proses tumbuh kembangnya. Sebagai orang dewasa yang bertanggung jawab terhadap buah hati, orang tua harus menerima semua keterbatasan dan kekurangan pada anak.
Tugas orang tua menemukan keunikan dan kelebihan anak, kemudian memberikan dukungan agar bisa berkembang secara optimal. Jangan sampai membandingkan kemampuan buah hati dengan yang lain karena bisa melukai perasaan dan membuatnya merasa rendah diri.
Cara Memperingati Hari Anak Internasional
Upaya untuk menciptakan lingkungan yang nyaman untuk anak bisa dilakukan dengan berbagai cara. Dukungan semua pihak akan memberi arti yang tinggi bagi buah hati sehingga bisa memaksimalkan potensinya. Cara untuk memperingati hari istimewa tersebut di antaranya:
-
Kegiatan edukasi
Peringatan hari yang sangat penting bagi seluruh anak di dunia tidak harus menggunakan banyak biaya. Terlibat dalam edukasi bagi mereka bisa menjadi salah satu cara yang berkesan dan memberi dampak positif. Ajak buah hati untuk belajar dari lingkungan sekitar, bangun rasa empati dan peduli pada sesama.
Jika putra atau putri Anda sedang belajar bahasa Inggris di LEAP English & Digital, mereka akan mendapatkan materi terkait literasi digital dan leadership yang sangat dibutuhkan di abad ke-21 ini.
(Baca Juga: 7 Channel Youtube Belajar Bahasa Inggris untuk Anak)
-
Kegiatan rekreasi
Kegiatan rekreasi yang sederhana bisa menjadi momen berkesan bagi buah hati. Ajak anak ke taman kota untuk mengenal tumbuhan dan fasilitas yang ada. Rekreasi tidak berarti harus pergi ke tempat wisata yang mahal, banyak tempat bermain yang disediakan untuk umum dan dapat diakses secara gratis.
-
Beri dukungan pada program anak
Saat ini banyak pihak yang menyelenggarakan program untuk anak seperti beasiswa, bantuan kesehatan, dan menyediakan sarana yang dibutuhkan. Orang tua bisa terlibat dalam program tersebut sebagai donatur sehingga bisa membantu anak-anak yang membutuhkan.
-
Luangkan waktu
Kesibukan orang tua dalam bekerja sering menyita waktu untuk buah hati. Momen istimewa hari anak bisa dimanfaatkan dengan memberikan lebih banyak waktu.
Ajak mereka untuk menikmati makan bersama atau bermain bersama sehingga kedekatan dengan orang tua kembali terbangun. Meski sederhana, hal itu bisa menjadi hal yang istimewa untuk buah hati.
Kesimpulan
Peringatan Hari Anak Internasional merupakan momen tepat untuk evaluasi apakah orang tua sudah memberikan hak kepada buah hati. Orang tua mempunyai kewajiban untuk memenuhi hak anak, diantaranya pemenuhan kebutuhan dasar, komunikasi, perlindungan dan waktu bersama.
Cara memperingati Hari Anak Internasional bisa dengan melakukan kegiatan edukasi, rekreasi, dan memberi dukungan pada program yang dijalankan dan meluangkan waktu untuk buah hati.



